Jejak Kanker pada Kerangka 3.200 Tahun

22-Jejak Kanker_shutterstockPARA arkeolog Inggris menemukan ke­rangka manusia penderita kanker metastatis berusia 3.200 tahun. Dengan pene­mu­an tersebut, para ahli berharap bisa menemukan petunjuk lebih dalam mengenai penyakit mematikan tersebut. Seperti di­ku­tip Reuters, para peneliti dari Universitas Durham dan British Mu­seum menemukan bukti adanya tumor yang tumbuh dan me­nyebar ke seluruh tubuh dalam kerangka tersebut. Kerangka itu ditemukan di dalam makam di Sudan. Setelah melakukan pe­me­riksaan dengan radiografi dan mikroskop elektron, para ahli mendapat gambaran luka di tulang. Luka tersebut menunjuk­kan bahwa kanker telah menjalar dan menimbulkan tumor di tulang selangka, tulang belikat, tulang lengan atas, tulang bela­kang, rusuk, pinggang hingga paha. Michaela Binder, mahasis­wa PhD di Universitas Durham yang bertindak sebagai kepala peneliti, mengungkapkan bahwa penemuan semacam ini bisa membantu para ahli mempelajari evolusi penyakit. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS ONE pada Perpus­ta­ka­an Umum Ilmu Pengetahuan tersebut menunjukkan, kanker bu­kan­lah penyakit baru. Penyakit tersebut sudah ada di Lem­bah Sungai Nil pada zaman kuno. Kerangka itu merupakan ke­rangka seorang laki-laki berusia antara 25 hingga 35 tahun. Ke­rangka ditemukan di Amara, tempat di Sudan bagian utara di tepian Sungai Nil. (dedi/berbagai sumber)***

One thought on “Jejak Kanker pada Kerangka 3.200 Tahun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s