Air Liur Bisa Prediksi Gangguan Jiwa

22-depresi dideteksi airliur_ ThinkstockphotoJANGAN main-main dengan air liur Anda. Kini gangguan kejiwaan bisa diteropong melalui tes air liur di masa muda. Tes air liur untuk remaja laki-laki de­ngan gejala depresi ringan dapat membantu mengidentifikasi apakah mereka berpotensi mengalami depresi berat di kemudian hari. Demikian hasil penelitian baru yang dilakukan tim University of Cambridge. Peneliti mengukur bahwa pada remaja laki-laki de­ngan hormon stres kortisol tinggi serta gejala depresi ringan, dia berisiko 14 kali lebih mungkin menderita depresi klinis di kemudian hari. Hal sebaliknya tak ditemukan pada mereka yang memiliki tingkat hormon kortisol rendah atau normal. Tes dilakukan terhadap remaja laki-laki dan perempuan, tetapi ditemukan paling efektif pada remaja laki-laki. Sekitar satu dari enam orang menderita depresi klinis di beberapa titik dalam hidup mereka. Gangguan kesehatan mental pertama biasanya muncul sebelum usia 24 tahun. Saat ini tidak ada tes biologis untuk memprediksi datangnya depresi. ”Ini adalah cara baru dalam memandang penyakit mental,” kata Joe Herbert, salah se­orang peneliti. ”Anda tidak bisa bergantung hanya pada apa yang pasien katakan pada Anda, tetapi Anda juga bisa mengukurnya de­ngan pemeriksaan fisik pasien,” katanya. Herbert dan koleganya di University of Cambridge mengamati lebih dari 1.800 remaja berusia 12 sampai 19 tahun. Kadar kortisol mereka diperiksa melalui air liur. Gejala depresi dilacak dan didiagnosis sampai tiga tahun kemudian. (dedi/berbagai sumber)***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s