Besi di Darah Manusia Berasal dari Luar Angkasa?

22-Besi dalam Darah BerasalTIM astronom dari Amerika Serikat mengungkap studi mereka yang menjelaskan bagaimana alam semesta memiliki logam berat seperti besi. Ilmuwan menghubungkan kandungan besi ini yang kemudian beredar dalam darah makhluk hidup, termasuk manusia. Selama studi, tim menghitung massa dari besi yang hadir di Perseus Cluster (struktur besar di alam semesta) atau galaksi dengan kode nama Abell 426 atau NGC 1275. Ilmuwan menemukan bahwa massa besi di Perseus Cluster setara dengan massa 50 miliar matahari. “Anda lebih tua dari yang Anda pikirkan, atau setidaknya sebagian dari besi dalam darah Anda lebih tua, terbentuk di galaksi jutaan tahun cahaya jauhnya dan miliaran tahun yang lalu,” ungkap peneliti dari Japanese Aerospace Exploration Agency (JAXA) seperti dilansir Softpedia. Ilmuwan mengumpulkan data melalui satelit Japanese-US Suzaku. Terdapat 84 observasi teleskop X-ray dalam laporan yang ditampilkan 31 Oktober 2013 di jurnal ilmiah, Nature. Ilmuwan berpikir bahwa kandungan besi di alam semesta mengalami proses sejak 10 miliar tahun lalu. Pada masa tersebut, alam semesta memungkinkan untuk membentuk kehidupan di Bumi. Besi dan logam berat lainnya muncul dalam gas intergalaksi sebelum kelompok Perseus terbentuk. Ilmuwan meyakini bahwa bahan kimia yang diproduksi oleh miliaran ledakan bintang masif, kemudian mampu membentuk kehidupan pasca peristiwa Big Bang. (dedi/berbagai sumber)**

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s