Manusia Menjadi ”tak Terlihat” Oleh Nyamuk

21-tak terlihat nyamukGIGITAN nyamuk seringkali mengganggu ketika seseorang tidur. Bahkan, serangga penghisap darah ini bisa menularkan penyakit seperti demam berdarah dangue (DBD). Mengantisipasi hal tersebut, ilmuwan terdorong untuk menciptakan cara agar nyamuk kehilangan kemampuan penciumannya terhadap darah makhluk hidup. Dengan demikian, nyamuk akan kehilangan indera perasanya dan tidak menghisap darah manusia. Peneliti Ulrich Bernier menemukan cara untuk mengantisipasi gigitan nyamuk. Peneliti kabarnya menggunakan komponen kimia seperti 1-methylpiperzine, yang mampu menahan indera penciuman nyamuk. “Repellent (penolak) telah menjadi andalan untuk mencegah gigitan nyamuk,” ungkap Bernier seperti dikutip Sciencedaily. Ia mengatakan, orang biasanya menggunakan zat yang dinamakan DEET dan telah untuk menangkal nyamuk. Akan tetapi, beberapa orang tidak suka merasakan bau dari DEET tersebut. Zat yang dinamakan 1-methylpiperzine memiliki arsitektur molekul yang ditemukan di banyak obat-obatan dan produk lainnya. Bahan kimia ini juga muncul pada lotion, kosmetik serta pakaian. Dalam sebuah pengujian, peneliti menempatkan tangan di sebuah kurungan yang berisi nyamuk. Ketika bahan kimia yang terdiri dari 1-methylpiperzine itu disemprotkan ke bagian sisi kurungan dari kaca, terlihat nyamuk tidak bisa terbang dan tampak bingung. “Kami menyebutnya anosmia atau hyposmia, ketidakmampuan untuk merasakan bau atau mengurangi kemampuan untuk merasakan bau,” ungkap Bernier. (dedi/berbagai sumber)**

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s