Kedelai Baik Untuk Menjaga Berat Badan

Soybeans and PodCARA menjaga kesehatan yang lebih merujuk pada bahan alami dan treatment yang lebih natural atau dikenal dengan healthy lifestyle memang lebih digemari akhir akhir ini. Terutama kaum hawa yang lebih rajin menjaga kondisi fisiknya agar senantiasa cantik. Tubuh yang ramping dan indah selalu menjadi dambaan setiap kaum hawa. Masalah biasanya muncul ketika wanita mulai memasuki masa-masa menopause atau berhentinya masa menstruasi. Terhentinya haid atau menstruasi dapat menyebabkan penimbunan lemak di bagian-bagian tubuh tertentu terutama di sekitar pinggang, sehingga lingkar pinggang meningkat. Masalah penimbunan lemak ini tentu tak bisa dibiarkan begitu saja. Kini ada sebuah harapan baru untuk mengatasi problema lemak ini, salah satunya dengan mengonsumsi kedelai secara teratur. Kedelai bisa kita manfaatkan untuk menjaga berat badan. Kedelai mengandung isoflavon, yang strukturnya sama dengan estrogen yang menempel pada reseptor estrogen di lapisan lemak. Jadi, secara teori isoflavon pada kedelai dapat membantu mengatur metabolisme lemak tubuh. Sebuah riset yang dilakukan para peneliti belum lama ini menunjukkan, konsumsi susu kedelai dapat memperbaiki penampilan perempuan. Dalam riset, perempuan pascamenopause yang mengonsumsi minuman kedelai secara teratur setiap hari selama tiga bulan, cenderung memiliki perut lebih ramping dibanding rekan mereka yang minum susu. “Temuan ini tampaknya yang pertama menunjukkan bahwa protein dapat mempengaruhi distribusi lemak di perut,” ungkap pimpinan riset, Dr Cynthia K. Sites, dari Universitas Alabama di Birmingham yang mempublikasikan risetnya pada jurnal kedokteran “Fertility and Sterility”. “Belum jelas mengapa protein pada kedelai dapat mempengaruhi lemak khususnya di lingkar perut. Apapun mekanismenya, data kami menunjukkan protein kedelai yang mengandung isoflavone dapat mencegah akumulasi lemak di perut,” ungkap Sites. Peneliti menekankan bahwa mencegah penimbunan lemak pada usia paruh baya sangat penting. Hal ini dikarenakan lemak yang berlebihan pada perut berkaitan dengan tingginya resiko mengidap diabetes dan penyakit jantung. (dedi/berbagai sumber)**

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s